Mahasiswa Wajib Tahu! Panduan Membuat CV untuk Masuk Organisasi

CV (curriculum vitae) adalah salah satu dokumen penting ketika ingin melamar sebuah organisasi. Menulis CV juga tidak boleh sembarangan dan harus sesuai dengan panduan membuat CV untuk masuk organisasi.

Lantas, bagaimanakah cara membuat CV lamaran yang baik untuk masuk organisasi? Simak ulasan lenglapnya berikut ini.

Gunakan FontStandar

Mungkin kamu pernah berpikir jika penggunaan font biasa atau standar seperti Times New Roman, Calibri, cambriaatau Arialakan membuat tampilan CV menjadi kurang menarik. Namun, ternyata hal ini malah sebaliknya.

Tujuan dari penulisan sebuah CV yaitu untuk menyampaikan informasi penting terkait riwayat hidup kamu.Oleh karena itu,  buatlah CV yang mudah dibaca oleh perekrut organisasi. Maka dari itu, jangan gunakan font lainnya selain font standar.

Simpan File CV Sesuai Format yang Diminta

Biasanya, pihak perekrut memperbolehkan  para pelamar untuk melampirkan file CV dalam format PDF dan word document.Namun, penggunaan format word document sering mengalami masalah jika dibuka di perangkat yang berbeda.

Masalah yang biasanya dialami yaitu letak atau template CV yang berubah menjadi berantakan. Oleh karena itu, menyimpan file CV dalam format PDF membuat CV mudah dibuka melalui berbagai perangkat dan lebih aman.

Tulis Pengalaman Organisasi dan Kepanitiaan

Panduan membuat CV untuk masuk organisasi yang selanjutnya yaitu tuliskan semua pengalaman organisasi dan keanitiaan yang pernah kamu ikuti. Hal ini bertujuan agar kamu dilirik dan direkrut menjadi anggota organisasi karena dinilai telah berpengalaman.

Tambahkan juga deskripsi singkat mengenai job description dari posisi kamu di suatu organisasi atau kepanitiaan.

Perbarui Skills Section

Panduan membuat CV untuk masuk organisasi yang selanjutnya ialah memperbarui skills section. Skills section adalah tempat untuk menjelaskan apa saja kemampuan yang kamu miliki.

Baca juga  Jiwa Muda dan Pendidikan

Jika kamu memiliki kemampuan baru, jangan lupa untuk memperbaruinya di CV. Selain itu, pastikan bahwa kemampuan yang kamu sebutkan di CV relevan dengan organisasi yang kamu lamar.

Berikan juga sedikit penjelasan dan tidak terlalu panjang mengenai kemampuan yang dimiliki tersebut. Hal ini karena biasaya perekrut akan menanyakan secara langsung mengenai kemampuan tersebut saat sesi wawancara.

Jangan Menggunakan Kata yang Disingkat

Saat menulis CV, pastikan kamu tidak menggunakan kata yang disingkat, seperti kata hubung “yang” disingkat menjadi “yg” atau kata “dengan” menjadi “dg” dan kata lainnya.

Selain itu, pastikan juga penulisan nama organisasi dan program pelatihan yang pernah kamu ikuti ditulis dengan jelas. Setelah selesai membuat CV secara keseluruhan, baca lagi CV dan pastikan tidak ada penulisan kata yang typo atau salah ketik.

Itulah panduan membuat CV untuk masuk organisasi yang bisa kamu ikuti. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan